Time Bomb and The Gangs Merayakan Perbedaan dengan Merilis Single: One Roots

Time Bomb and The Gangs One Roots

Time Bomb and The Gangs Merayakan Perbedaan dengan Merilis Single: One Roots

Penulis Rizaldi Dolly | Editor Rizaldi Dolly

Thexandria.com – Dari waktu ke waktu, musik rock mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Dari mulai penyebaran sampai pengaruhnya di dunia. Tidak sedikit musik ini melahirkan sub-genre baru didalam rock hingga membentuk komunitas yang loyal terhadap genre tertentu. Dari rockabilly, punk, heavy metal, hardcore, dan masih banyak lagi.

Tak jarang juga kita melihat para penikmat ini mengagungkan sub-genre tertentu, dan merendahkan sub-genre lain entah atas dasar perbedaan ideologi atau lainnya. Alias telah terjadi penyempitan makna. Kasus ini yang kemudian coba diangkat oleh band punk dari Malang bernama Time Bomb and The Gangs melalui single terbarunya yang berjudul One Roots.

Melalui single One Roots Time Bomb and The Gangs ingin mengajak pendengar untuk berdiri bersama merayakan perbadaan dalam sub-genre rock. Ini terlihat dalam sepenggal lirik pada chorus yang berbunyi : “One roots, one soul, one distortion we can change the world, when we walk together, when we rock together!”

Baca Juga Interpretasi .Feast Soal Perekonomian dalam Mini Album “Uang Muka”

Dalam single ini Time Bomb and The Gangs tidak sendiri, mereka mengajak local hero kota Malang yaitu, Galih Babi (Brigade 07) & Fandi Akhmad (ex-Today Alive). Lagu One Roots diambil dari album Same World, Same Chance tahun 2019 dan bisa di nikmati di kanal youtube Time Bomb and The Gangs.

Pada akhirnya, perbedaan adalah kenyataan yang tak bisa dihindarkan. Dalam hal apapun, genre musik sekalipun.
Meng-understimate genre atau sub-genre lain, yang berbeda, tentu adalah tindakan yang kekanak-kanakan.

Perbedaan bukan pula sesuatu yang patut dihakimi. Melainkan, dihargai.

Share Artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published.