Teralist Suarakan Kekacauan 2020 Lewat “Hipokrit”

Teralist Suarakan Kekacauan 2020 Lewat “Hipokrit”

Teralist Suarakan Kekacauan 2020 Lewat “Hipokrit”

Penulis Dyas BP | Editor Rizaldi Dolly

Thexandria.com – Batalnya tur Kalimantan Timur yang sudah setengah jalan pada awal 2020 akibat tragedi konspirasi “pandemi” virus corona membuat Teralist geram, akhirnya Teralist menutup “tahun kesakitan” 2020 dengan merilis “Hipokrit”, sebagai momentum betapa tahun 2020 rakyat dibuat sekarat oleh berbagai rentetan peristiwa yang semakin menyengsarakan, mulai dari tragedi konspirasi “pandemi” virus corona yang melumpuhkan setiap sendi perekonomian hingga memakan banyak korban jiwa.

Tidak hanya itu, klimaks kemuakkan rakyat terjadi saat pemerintah buru-buru mengesahkan ruu cipta kerja omnibus law di tengah “pandemi” dengan poin-poin yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat.

Naik pitam rakyat dimulai awal Oktober 2020 di hampir seluruh daerah di Indonesia termasuk Kota Balikpapan, aksi mogok kerja dan turun kejalan untuk aksi menyuarakan pembatalan uu cipta kerja omnibus law pecah di berbagai daerah, baik aksi di pusat maupun di daerah seperti Balikpapan suara rakyat merasa tidak mendapat keadilan malah dibenturkan dengan aparat, hingga sampai terjadi aksi anarkis dimana-mana termasuk di Balikpapan seperti yang terekam di beberapa potongan video clip “Hipokrit” milik Teralist.

Baca Juga Rinni Wulandari Ingatkan Pentingnya Menikmati Moment Dengan yang Dicinta Lewat single terbaru : ‘Takut Nanti Rindu’

Video clip “Hipokrit” sendiri merupakan visualisasi dari lirik single ini sesuai dengan keadaan ricuh saat setelah disahkannya RUU Cipta Kerja Omnibus Law. Dengan lirik yang bercerita tentang munafiknya kekuasaan di negeri ini sehingga rakyat terus dijejali dengan janji-janji palsu penguasa.

Dibawah naungan Tata Riang Production, Teralist melepas single “Hipokrit” dengan warna dan sound metal yang lebih fresh dari karya-karya mereka sebelumnya tetapi tetap konsisten dengan “In Between” penggabungan metal oldskool dan new-wave. Aransemen “Hipokrit” sendiri memiliki komposisi musik modern metal dengan sound gitar metalcore modern serta riff gitar yang heavy membuat lagu ini bermakna akan tanda bahaya bernuansa ketegangan, menagih janji dan siap melawan ketidakadilan, sehingga Teralist berharap dengan single ini dapat menjadi suatu pertanda sejatinya bangsa ini belum merdeka seutuhnya. Ditambah lagi dengan bergabungnya Fajar sebagai bassist baru memberikan sentuhan yang makin apik untuk Teralist. Single “Hipokrit” sudah dapat dinikmati klip videonya di YouTube dan audionya di Spotify, Apple Music, dan Youtube Music.

Teralist – Hipokrit MV

Share Artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published.