Single “BASI” oleh Distimia: Kolaborasi dari Rasa Apatis dan Skeptis

Single BASI oleh Distimia Kolaborasi dari Rasa Apatis dan Skeptis

Single “BASI” oleh Distimia: Kolaborasi dari Rasa Apatis dan Skeptis

Penulis Rizaldi Dolly | Editor Rizaldi Dolly

Thexandria.com – Distimia adalah salah sebuah band beraliran rock asal Kota Balikpapan yang lahir sejak tahun 2018 lalu, Distimia digawangi oleh Danang Syam Rizal (Drum & backing vocal), Dhio Alif (Vocal & guitar), Stank (Lead guitar), Ishak (Bass).

Distimia memulai kisah perjalanannya dari pertemuan Danang Syam Rizal dan Dhio Alif yang dikenalkan oleh Muaz (ex Bass). 

Sosok Muaz diketahui merupakan bagian awal dari pergerakan rock Distimia—yang karena alasan akan bekerja di luar kota, sehingga Muaz harus keluar dari Distimia.

Sewayahnya “tongkrongan”, cerita berlanjut ke frasa: “saudara sebotol”. 

Distimia menuturkan, bahwa melalui beberapa teguk alkohol, kemudian berlanjutlah ke arah ajak-mengajak—yang akhirnya terciptalah sebuah band beraliran rock, yaitu, Distimia.

Kediaman Dhio Alif menjadi tempat berkumpul Distimia. Rumah Dhio Alif, juga lah, yang menjadi tempat pertemuan Danang Syam Rizal dengan Stank. 

Distimia merasa takjub melihat permaian lead gitar dari Stank. 

Saat itu Stank sendiri masih bersama band lamanya (Black Dog) dia hanya membantu Danang Syam Rizal, Dhio Alif, dan Muaz untuk mengisi bagian gitar pada lagu mereka, hingga beberapa waktu kemudian Stank memutuskan untuk bergabung secara resmi.

Baca Juga Alur Hidup Cosmicburp Lewat Album Pusara Pustaka: Antologi Doa dan Kutukan

Dari pertemuan orang-orang tersebut, pada akhirnya melahirkan sebuah karya, yang berjudul “BASI”. Lagu “BASI”, kaya akan distorsi, alunan musik yang menghentak, dan repetisi di bagian chorus. Single “BASI” ditulis langsung oleh Danang Syam Rizal, yang direkam dan digarap di MIA STUDIO Balikpapan.

Bagi Thexandria, lagu “BASI” karya Distimia ini, bisa dikatakan merupakan kolaborasi dari yang namanya apatis dan skeptis. Kemuakan akan omong kosong yang kerap terjadi baik di ranah sosial dengan spektrum besar, maupun yang terkecil—di tongkrongan misalnya.

Belum lagi sentuhan rocknya yang benar-benar menyeluruhi lagu ini. Sambil bodo amat dengerin bacotan politisi yang ngumbar janji atau bacotan temen lo, yang semuanya klise dan “BASI”, lo bisa looks more rock n roll sambil dengerin “BASI”-nya Distimia!

Share Artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published.