Sekitar Aku

Sekitar Aku

Oleh Zulfan Nalda Adlan

Bukan Labu Biasa

kau sudah memanjang, sekarang
bagimu kusedia anjang-anjang
menjalar, merambat, memanjatlah sesukamu
aku tahu, kau labu

tumbuhlah sempurna
takkan kupetik buahmu di kala muda,
tak ada daging buahmu
bergantunglah bebas di anjang taman
karena kau labu dewa

bila semua daunmu telah kering
kulitmu mersik
aku tinggal membotol leher angsamu
menguntai tali mengikat pinggangmu
kusangkutkan di pinggangku

karena kau labu dewa
padamu kupercayakan urusan dahaga
kuusahakan air selalu mengisi
dampingiku di perjalanan nanti

Serasa Mengangkasa

petang ini
selepas rinai hujan tengah hari
seraup hawa dingin menerpa wajah
saksi bisu kelunya lidah kita berdua

tenggelam hangat genggam tanganmu
getar energi mengalir tanpa henti
makin aku terkesima
padamu purnama di balik jilbab merah jambu

makin dalam kutatap
purnamaku bersemu merah dadu
menyatu hingga tak bisa kubedakan:
mana kulit, mana pembungkusnya

” ah, abang … ” katamu tersipu
wajahmu terbenam di dadaku
harum parfum menghajar hidung
asaku terbang menjelajah angkasa

Baca Juga Cerita Kesunyian Malam

Share Artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published.