Rilisan Mini Album Pertama Better Think of Something’s yang Bertajuk “Here We Go” Membuktikan Pop Punk Never Die!

Releasan Mini Album BTOS Berjudul Here We Go

Rilisan Mini Album Pertama Better Think of Something’s yang Bertajuk “Here We Go” Membuktikan Pop Punk Never Die!

Penulis Rizaldi Dolly | Editor Rizaldi Dolly

Better Think Of Somethings adalah sebuah band asal kota Balikpapan bergenre Alternative PopPunk yang terhitung masih sangat muda, BTOS (singkatannya) terbentuk pada 04 November 2019, beranggotakan 5 orang pemuda yang sangat dipenuhi oleh gairah dalam menghasilkan karya, yakni; Adim (vokal), Opan (Lead), Cuta (Bass), Odang (Drum), Alvian (Rhythm).

Dengan segala hambatan dalam proses pembuatan mini albumnya, BTOS memberanikan diri untuk melepas mini album pertamanya yang berjudul “Here We Go”.

Setelah bertahun-tahun bermusik dengan band maupun project masing-masing. Berkali-kali terbentuk, berkarya, lalu berpisah. Sempat memberikan efek traumatik untuk bermain musik kembali bagi BTOS.

Tetapi setelah melalui proses berpikir yang dalam, BTOS berhasil mengambil hikmah dari setiap kisah perjalanan masing-masing personel, yang kemudian juga, disempurnakan atas kecintaan mereka pada Pop Punk, maka BTOS pun, dengan penuh kenekatan, memutuskan untuk tancap gas!

Adapun dalam mini album pertama ini, “Here We Go” menyimbolkan langkah gesit mereka dalam berkarya, sebuah kesiapan yang bisa dikatakan, siap-gak-siap, harus siap! Perduli setan soal yang lain.

“Here We Go” menghasilkan 5 lagu yang didalamnya berisi tentang hal-hal sederhana tentang kehidupan. Sederhana dalam artian, semua orang pasti pernah merasakan.

“Here We Go” dimulai dengan sebuah single yang berjudul, “Pergilah”, lagu tersebut menceritakan soal merelakan, mengikhlaskan pasangan kekasih untuk menikah dengan orang lain.

BTOS berusaha mengajak orang-orang diluar sana, yang juga senasib, untuk belajar menghantarkan orang yang kita sayangi menempuh kehidupan baru bersama yang lain.

Kemudian kita pindah ke lagu, “Sebatas Teman”, dari judulnya saja kita dapat menebak maksud dari lagu tersebut, yaitu bercerita soal terjebaknya seseorang pada status “friend zone” belaka, yang ini memang enggak kalah “taik” sama merelakan orang yang kita sayang menikah sama orang lain.

“Sebatas Teman” bisa juga diartikan sebagai sebuah perasaan yang gak tersampaikan. Mencintai diam-diam karna cuma dianggap sebatas teman!

Selanjutnya ada “Kita Mulai”, bercerita tentang lingkar pertemanan yang sudah mati, alias sudah enggak setongkrongan lagi. Lewat lagu ini, BTOS berusaha menumbuhkan sebuah pengharapan baru untuk memulai kembali; kebersamaan, pergerakan, dan bersenang-senang. Cheers up!

Next “Hitam Putih Dunia”, menceritakan tentang kehidupan. BTOS lewat lagu ini, ingin berbagi pemahaman jika hidup ini tak selamanya kelam, ada saatnya terang, ada juga saatnya gelap.

Lagu ini ditujukan untuk orang-orang yang frustasi akan hal yang belum terwujud, atau bisa juga dibilang, belajar untuk nge-flow, menerima, dan tetap berjalan.

Baca Juga: Eksplorasi Musik yang Dalam pada Single Terbaru Biru Tamaela “Tak Mampu”

Yang terakhir ada “Selamatkan Mimpimu”, lagu ini dikemas dalam musik akustik, bercerita tentang mimpi-mimpi manusia, semacam refleksi agar kita enggak sekalipun menyerah dalam mengejar mimpi-mimpi kita. Therefore, please jangan nyerah sama impianmu, selamatkan mimpimu!

BTOS melalui mini album “Here We Go”, setidaknya memberi sinyal bahwa Pop Punk tidak akan pernah mati, meskipun banyak genre-genre baru yang bermunculan.

Namun Pop Punk yang sedari awal adalah musik skena, akan selalu hidup tidak perduli apapun yang terjadi. Dan BTOS berhasil membuktikan ke-immortalan-an Pop Punk dalam skala mereka sendiri.

Pop Punk might not be able to change the world. But Pop Punk has saved my life.

Share Artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published.