Pemintal Sepi

Puisi Pemintal Sepi

Pemintal Sepi

Oleh KillerBee

Ketika hatiku kembali patah

Pada siapa aku berkeluh kesah?

Aku tahu hatiku ini mudah patah

Tapi selalu aku berlabuh pada orang yang salah

Aku tahu hatiku ini mudah gelisah

Tapi selalu aku memaksa membangun kisah indah

Kamu

Iya kamu

Yang kupikir akan menjadi penghuni terakhir dalam hatiku

Nyatanya kau hanya tamu

Datang sejenak tanpa mengetuk pintu

Masuk semaumu

Bersikap seperti tuan rumah tanpa tahu malu

Tapi apakah aku menolakmu?

Hah! Aku justru sibuk menjamumu

Bingung aku dengan lakumu

Sejenak mendekat lalu menjauh

Datang seperti tamu lalu pergi seperti musuh

Tapi apakah aku benci?

Aku justru tak mampu memaki

Hanya menangis dalam hati

Berharap kau masih memiliki hati nurani

Meskipun pada kenyataannya hatimu sudah mati

Sial, aku terlalu mudah mencintai

Hingga bisa saja cinta itu bisa membuatku mati berdiri

Sekian lama aku diperbudak

Mencintai orang yang sebenarnya hanya merusak

Aku paham kau hanyalah perompak

Masuk dan melukaiku hingga berkerak

Biarkan aku pergi

Menjamu sepi yang memintal sepi

Tenang saja, akan kusampaikan pada sang Ilahi

Bahwa aku pernah bertemu dengan seorang penguasa hati

Yang sangat indah namun siap menyakiti

Baca Juga Elohim yang Mensucikan

Share Artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published.