Paradoksal Diksi

Paradoksal Diksi



Paradoksal Diksi

Oleh Adi Perdiana

Sajak Malam

Aku sang bulan putih yang sendiri menenangkan malam

Kau sang bintang yang menemani kesendirian bulan

Memang beribu bintang beredar di langit sana

Dik, percayalah

Di mata sang bulan putih

Kau bintang paling terang seangkasa raya

Panas marahmu ku sejukkan, dingin sedihmu ku hangatkan

Dik aku ada disampingmu

Kala suka duka kau

Sautan

Engkau cipta matahari agar terang
Engkau cipta bumi buat dangau
Engkau cipta aku biar saling cinta
Apa Engkau cipta supaya tau masa lalu, kini, dan nanti
Apa tebak isi kepalaku, salah
Dia cipta waktu untuk membunuhmu.

Sajak Gelap

Entah kapan bisa terjawab

Mana yang lebih gelap apakah gulita malam ataukah jalan pikiranku

Baca Juga Sekitar Aku

Share Artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published.