Panduan Memahami Apa itu Pria Sejati

Panduan Memahami Pria Sejati

Panduan Memahami Apa itu Pria Sejati

Penulis Adi Perdiana | Editor Rizaldi Dolly

Pria sejati adalah seorang yang bisa menjelma apa saja tapi apa saja tak akan bisa menjadi dirinya, dalam artian bahwa ia memiliki karakter dan pemikirannya sendiri. Boleh saja seseorang atau banyak orang mendikte tentang harus bagaimana ia hidup menjadi seorang. Tetapi ingatlah di dalam diri seorang pria sejati terdapat naluri dan nurani yang memberinya kesadaran sepenuhnya tentang siapa dirinya sehingga ia akan tetap menjadi dirinya dan bukan menjadi orang lain.

Pria sejati adalah seorang yang akan memilih jalan paling terjal ketika mendaki karena ia paham bahwa jalan terjal adalah sebuah pelajaran baginya tentang cara memaknai lika-liku kehidupan di dunia ini. Karena seorang pria sejati memanglah ditakdirkan untuk mampu melewati setiap masalah bahkan yang tersulit sekalipun. Maka jalur terjal sudah seperti taman bermain yang bisa dilewati dengan senang hati.

Pria sejati adalah pertidaksamaam dengan laki-laki karena terlahirnya seseorang ke dunia adalah perihal kelahiran dan ditakdirkan, tetapi seorang pria sejati adalah sebuah pilihan dan keputusan dimana tak setiap laki-laki mengambil pilihan tersebut.

Pria sejati adalah seorang yang kalau sedang makan ia tak akan menyisakan apapun di atas piringnya bahkan sebutirpun nasi, karena ia paham tentang bagaimana kerasnya perjuangan dari para petani padi yang dengan gagah berani telah mambajak sawahnya, menanam, memupuk, menjaga, menumbuhkan padi-padi itu hingga akhirnya sampai di atas piring seorang pria sejati. Ucapan terimakasih kepada mereka selalu menyertai iringan ucapan syukur kepada Tuhan atas makanan itu selalu memancar dari bibir seorang pria sejati.

Pria sejati adalah yang kalau memilih baju untuk dipakai tidak akan ribet, karena ia tidak berorientasi pada penampilan melainkan pemikiran yang matang dan pendewasaan. Ia tak akan menggunakan penampilannya untuk memikat hati para wanita diluar sana agar menjadi kekasihnya.

Pria sejati adalah yang kalau keluar rumah tidak perlu pakai parfum karena baginya wangi-wangian itu sama saja seperti kata-kata manis milik para laki-laki yang ujung-ujungnya hanyalah kepalsuan belaka. Menutupi sesuatu lalu wanginya hilang setelah mandi, juga kata-kata manis yang tak pernah terbukti. Indah sesaat, artinya keduanya sama saja tak ada bedanya.

Pria sejati adalah yang tak akan pernah sepakat tentang pernyataan bahwa perempuan selalu benar dan pria selalu salah, karena dibalik pernyataan itu tersembunyi sebuah pengartian bahwa perempuan adalah makhluk yang tak bisa berdaya atas dirinya sendiri bahkan kesalahannya pun harus dianggap dibenarkan oleh para lelaki. Pria sejati akan menghormati perempuan manapun tanpa merendahkannya seperti demikian. Baginya hal itu adalah cara merendahkan perempuan, karena memang lelaki dan perempuan adalah manusia yang sama-sama hidup di dunia dan karena hidup adalah tentang proses pembelajaran maka setiap manusia tak akan pernah luput dari kesalahan.

Baca Juga: “Lockdown 309 Tahun”, Sebuah Narasi Satir-an yang “Melempar” Kita ke Lautan Ke-illahi-an

Pria sejati adalah yang sadar betul akan seperti apa wanita yang ia sukai dan akan dijadikannya kekasih, karenanya ia tak akan merayu disana-sini dan hanya mencintai seorang saja. Baginya selingkuh adalah hal yang paling jauh dari barisan hal-hal yang terfikirkan di dalam kepalanya. Ia dengan tegas menyatakan bahwa dirinya bukanlah seorang yang “haus” karena telah cukuplah rasa cintanya untuk seorang perempuan. Tak butuh yang namanya “jajan” diluar karena baginya itu hanyalah sugesti yang tersampaikan dari para laki-laki biasa.

Pria sejati adalah yang kalau mengalami hal yang tidak ia inginkan pasti akan terlihat sifatnya yang paling hebat yaitu kuat. Kuat bukan berarti hanya sekedar sehat bugar tubuhnya saja tetapi kuat untuk meredam emosinya agar tidak melampiaskan amarah. Karena pria sejati memahami bahwa setiap masalah pasti bisa diselesaikan dengan kepala dingin agar didapat keputusan penyelesaiannya yang lebih cepat dan lebih baik.

Pria sejati adalah yang kalau mendengar cerita kerabatnya apalagi yang bersifat rahasia pasti akan menyimpannya untuk dirinya sendiri. Ia pandai menjaga rahasia hingga tidak akan begitu mudahnya untuk mengumbar cerita karena seorang pria sejati sangat paham bahwa rahasia tersebut diceritakan kepadanya dan bukan untuk disebarluaskan kepada siapa saja.

Dan pada akhirnya pria sejati adalah apa yang kita imajinasikan seperti tampak pada iklan-iklan rokok dimana mereka terlihat sangat tampan, getleman, maskulin, berkarisma yang pada nyatanya semua itu tak pernah ada. Mereka hanya hayalan-hayalan yang direalisasikan di depan lensa kamera belaka. Seperti apa mereka di belakang kamera? Siapa yang tahu.

Apakah kamu masih ingin menjadi seorang pria sejati? Apakah kamu masih mencari seorang pria sejati? Ah sudahlah penulisnya mau lanjut rebahan demi entaskan pandemi.

Share Artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published.