OURFANZINE Menginisiasi Gerakan Kolektif “MELINGKAR”, Sebuah “Uluran Tangan” Kepada Orangutan

OURFANZINE Menginisiasi Gerakan MELINGKAR

OURFANZINE Menginisiasi Gerakan Kolektif “MELINGKAR”, Sebuah “Uluran Tangan” Kepada Orangutan

Penulis Rizaldi Dolly | Editor Rizaldi Dolly

DNA orangutan 97% mirip dengan manusia

Thexandria.com – Wabah pandemi Covid-19 bukan hanya memporak-porandakan manusia dan ekonominya, teori domino berlaku disini—yang juga berimbas ke berbagai lini, tak terkecuali satwa-satwa dan lembaga konservasi. Di Kalimantan, orangutan sebagai satwa yang terancam punah tengah menghadapi fase sulit. Situasi sekarang ini, digambarkan dengan jelas di laman web orangutan.or.id, dimana dampak finansial dan kesehatan begitu nyata.

BOS Foundation (Borneo Orangutan Survival Foundation) adalah lembaga nirlaba yang sangat bergantung pada donasi dari para pendukungnya.

BOS Foundation telah menutup dua pusat rehabilitasi orangutannya bagi umum akibat pandemik global.

Di balik gerbang yang telah tertutup, kegiatan rehabilitasi orangutan tetap berjalan seperti biasa, kendati ada tambahan pada prosedur operasi standar (SOP). Karena BOS Foundation tidak dapat sepenuhnya meniadakan kontak antara manusia dan orangutan, mengingat kebutuhan pakan dan perawatan sehari-hari orangutan.

Kini BOS Foundation fokus kepada menjaga tim medis, babysitter, dan teknisi yang terus bekerja dekat dengan orangutan selalu sehat dan bekerja dalam lingkungan yang aman. Ini perlu untuk memastikan orangutan, yang memiliki kesamaan DNA dengan manusia sebesar 97%, tidak terpapar COVID-19 dari tim BOS Foundation sendiri.

Para karyawan yang bekerja dengan orangutan diperiksa suhu tubuhnya dua kali sehari dan diberikan cuti begitu merasa demam atau tidak sehat. Semua karyawan diwajibkan mencuci tangan sesering mungkin, dan menggunakan masker serta sarung tangan. Semua barang sekali pakai dibakar setelah hari kerja usai.

Prosedur ini meningkatkan penggunaan sabun tangan, masker, dan sarung tangan, sementara persediaan barang-barang tersebut di pasar semakin menurun dan harga melonjak naik. Sarung tangan yang biasa digunakan sehari-hari kini harganya meningkat 167%, dan ketika membeli masker bedah untuk para dokter hewan, BOS Foundation harus membayar dengan harga yang naik 762%!

Sementara segenap tim bekerja keras di bawah SOP baru, para orangutan di pusat rehabilitasi tetap menjalani hari-harinya seperti biasa, mengikuti tahapan rehabilitasi di Sekolah Hutan.

Jadwal tidak berubah, orangutan berangkat pagi dan kembali di sore hari setelah seharian menjelajah hutan dan belajar.

Jadwal pemberian pakan orangutan di pusat rehabilitasi maupun di pulau pra-pelepasliaran pun masih seperti biasa, dua kali sehari, pagi dan sore.

Pembersihan kandang orangutan juga tetap sama, di pagi dan sore hari setiap hari. BOS Foundation masih melakukan penyemprotan desinfektan tiga kali seminggu untuk memastikan kondisi pusat rehabilitasi tetap bersih dan sehat.

Para dokter hewan, babysitter, dan teknisi terus bekerja tanpa kenal lelah untuk memastikan orangutan di pusat rehabilitasi tetap sehat dan aman.

Dedikasi dan upaya segenap tim berperan besar dalam pelestarian spesies yang sangat terancam punah ini. Semua berusaha sebaik mungkin untuk menjaga kesehatan dan mengikuti prosedur keamanan yang berlaku, untuk melindungi baik orangutan dalam perawatan, maupun keluarga tercinta yang menanti di rumah.

Yang patut disyukuri adalah, saat ini belum ada kasus terkait COVID-19 di dalam dan sekitar pusat-pusat rehabilitasi orangutan. Namun BOS Foundation telah menyiapkan SOP darurat untuk antisipasi jika dibutuhkan.

Ourfanzine Bos Foundation "Melingkar"
Melingkar by Ourfanzine

Ourfanzine Merespon Penggalangan Bantuan dengan Merangkul Seniman & Brand Lokal

OURFANZINE, Media yang membahas tentang isu-isu lokal seperti music, fashion, brand, event, seni, pengalaman, literature serta dunia perkopian di Kota Balikpapan. Mengadakan project kolektif yang dinamakan, “MELINGKAR”.

Berawal dari keresahan dan kepedulian akan nasib orangutan ditengah wabah pandemi, OURFANZINE mengajak semua pihak yang sudah semestinya “tergugah” melihat krisis yang menimpa lembaga konservasi orangutan, untuk ikut berpartisipasi dalam sebuah gerakan penggalangan dana “MELINGKAR”.

Alur dari project “MELINGKAR” dalam skema-nya akan memberikan kesempatan kolaborasi antara lokal brand dengan para seniman di Kota Balikpapan untuk mendedikasikan karyanya, yang dimana, hasil karya tersebut nantinya akan dilelang. Hasil dari pelelangan akan disumbangkan ke lembaga konservasi Orangutan guna membantu para tim dan staff serta kelestarian orangutan itu sendiri.

Sebagai media yang concern pada skup lokal, gerakan “MELINGKAR” yang diinisiasi oleh OURFANZINE sejujurnya adalah sebuah gerakan reaksioner positif yang perlu didukung oleh seluruh pihak.

Kita sama-sama tau, habitat orangutan di hutan Kalimantan kian hari kian sulit, dan “malaikat” yang berupaya menyelamatkan keberlangsungan orangutan dijelmakan oleh lembaga-lembaga konservasi, NGO, dan juga (harusnya) kita semua. Terlebih sebagai anak muda, generasi penerus, isu soal satwa dan lingkungan kerap menjadi “angin lalu sejuk”, dalam artian, kita tidak, atau katakanlah belum benar-benar tergerak dalam suatu frame yang nyata.

Maka di moment ini, adalah moment yang sangat tepat untuk kita semua, agar berjibaku dan bersatu padu mengulurkan tangan untuk mereka (orangutan).

Selain daripada itu, dengan adanya project “MELINGKAR” ini, setidaknya kita bisa sama-sama belajar tentang keselarasan alam. Bumi? Bukan cuma perihal manusia.

Share Artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published.