Mengisi Sebuah Rindu

Mengisi Sebuah Rindu

Mengisi Sebuah Rindu

Penulis Zain Sinjay

Tempat manapun yang kita kunjungi pasti akan meninggalkan kesan di dalam ingatan. Mereka menjelma menjadi sebuah kenangan dimana kilasannya muncul seperti sebuah potongan film secara tiba-tiba. Mespikun tak pernah diminta sebelumnya.

Apalagi ketika sedang rindu.

Rasanya ingin memutar waktu dan kembali pada masa kenangan itu terjadi. Ketika berkumpul bersama keluarga dan teman-teman di kampung halaman. Dan siapapun mantan orang yang pernah singgah dalam perjalanan hidup ini. Meskipun kini ia entah dimana rimbanya.

Sialnya ketika perasaan rindu itu datang kerap kali disertai tetesan air mata yang membasahi pipi. Meskipun lambat laut akan berhenti, namun tetap saja akan meninggalkan perasaan kosong di hati.

Memang benar bahwa bicara tentang rindu tidak akan ada habisnya.

Akhirnya saya putuskan untuk camping di hutan. Dengan mengajak beberapa teman yang bersedia untuk meluangkan waktunya bermalam di hutan. Dimana mereka harus siap ketika sinyal handphone menunjukan kata disconnect.

Bertolak ke 38 kilometer dari pusat kota Balikpapan kami berangkat agak larut malam. Waktu yang sangat tepat untuk merasakan sensasi mendirikan tenda malam hari di bawah pantulan cahaya bulan dan mencari kayu bakar dikelilingi kegelapan.

“Suara alam” adalah yang senantiasa menemani kami dari perjalanan hingga sampai di lokasi.

Baca Juga: Candi Sambisari Sejarah Kekayaan Budaya Bangsa Indonesia

Kenangan tentang api unggun dan orang-orang yang mengelilinginya, sambil makan bersama dan bercanda. Mengingat beberapa kawan saya dalam perjalanan ini adalah perantauan yang rindu akan kampung halamannya. Berbagi kisah dengan mereka adalah sebuah pengalaman yang luar biasa.

Jujur saja bagi saya ini adalah obat rindu terbaik di dunia ini.

Karena merekalah perasaan rindu yang pahit ini dapat berubah menjadi manis dan indah. Membuatku dapat tersenyum kembali. Kawan-kawanku, kalian kini menjadi rumah dan keluarga baruku.

Pesanku untuk kalian di luar sana jika sedang dilanda rindu. Ingatlah bahwa setidaknya kawan baik yang kita miliki akan mengisi kerinduan itu.

Sumber Foto Zain Sinjay

Share Artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published.