Memelihara Ikan di Akuarium Adalah Kenikmatan

Memelihara Ikan di Akuarium Adalah Kenikmatan

Memelihara Ikan di Akuarium Adalah Kenikmatan

Penulis Arfi Norr Rahman | Editor Rizaldi Dolly

Yang kita tau ikan adalah hewan yang hidup di air, baik itu air asin maupun air tawar, baik ikan konsumsi maupun ikan hias.

Tulisan pertama saya kali ini akan membahas dari sudut pandang saya tentang betapa asiknya memelihara ikan di akuarium.

Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk memelihara ikan di rumah. Misalnya dengan akuarium maupun kolam. Cara menikmati keindahan ikan itu sendiri baik di akuarium dan di kolam sangat berbeda.

Karena dari kolam kita hanya bisa melihat view dari atas. Sedangkan jika di akuarium, kita dapat melihatnya dari atas maupun dari samping dengan jarak yang dekat.

Saya lebih senang untuk memelihara ikan di akuarium karena dapat menghemat tempat dan lebih mudah untuk mengamati aktivitas yang dilakukan mereka.

Pernahkah kamu melihat sebuah akuarium yang diisi dengan ikan berwarna warni yang kamu tidak tahu jenisnya itu apa?

Ditambah dengan dekorasi seperti batu-batuan ataupun rumput mainan, yang dasarnya terdapat pasir hias yang keseluruhannya akan terlihat indah.

Bagi saya jika dihadapkan dengan pemandangan seperti itu rasanya seperti dapat menenangkan pikiran, bagaimana tidak?

Coba lihatlah bagaimana aktivitas yang ada di dalam akuarium itu. Dengan melihat ikan-ikan yang berenang kesana-dan kemari seolah mereka sedang bermain dengan santainya tanpa beban pikiran apapun.

Sungguh seperti memberikan positive vibe yang efeknya dapat langsung dirasakan saat itu juga.

Dan yang tak luput membuat lebih menarik dari ikan adalah, komposisi warna mereka. Serta bentuknya yang bermacam-macam.

Kembali lagi ke akuarium. Terkadang kita memelihara ikan tidak perduli jenisnya asalkan warnanya menarik , seperti kita senang warna biru, kita bisa memenuhi akuarium dengan ikan dan dekorasi berwarna biru. Itu semua tergantung selera kita.

Kalau dari saya prbadi lebih senang dengan komposisi berwarna warni, harus ada warna merah, hijau, biru, kuning. Intinya harus berwarna- warni.

Karena dengan melihat perpaduan banyak warna tersebut. Rasanya seperti melihat pelangi yang bergerak di depan mata dengan jarak yang sangat dekat.

Meskipun kadang ada orang yang meelihara ikan di akuarium sederhana yang hanya berisa ikan dan air saja.

Selain dari warna itu sendiri, ikan memiliki bentuk fisik yang berbeda –beda yang mempengaruhi keindahannya.

Ada yang berekor pendek, ada yang kepalanya besar, ada yang badannya panjang, bahkan ada yang perutnya buncit.

Bagaimana, lucu bukan?

Memelihara ikan juga merupakan suatu latihan untuk bertanggung jawab. Kita harus memberikan kenyamanan dari si ikan itu sendiri.

Maka dari itu kita harus memberi makan mereka dengan teratur, membersihkan akuarium, mengganti airnya. Dan menjamin kehidupan mereka lebih baik daripada mereka tinggal  di alam bebas yang keras hehe.

Sekali kagi itu menurut saya ya.

Saya menyarankan agar dalam satu akuarium jangan terlalu banyak berisi ikan. Hal itu malah akan membuat tidak enak dilihat, karena akan terlihat sesak. Pun si ikan sendiri akan merasa stress.

Dengan mengisi akuarium secukupnya, maka mereka dapat berenang dengan bebas. Dan kita pun akan dapat menikmatinya.

Ikan senang, kita pun senang. Win win solotution.

Terkadang kita dapat membangun ikatan emosional yang kuat dengan ikan peliharaan kita di akuarium.

Contohnya ketika ikan yang kita pelihara telah menjadi jinak kepada kita. Jika kita meletakkan jari di dinding akuarium maka dia akan mengikutinya, seperti ikan itu memahami kita.

Betapa nikmatnya dapat bermain bersama ikan dengan cara demikian.

Namun kita juga perlu memperhatikan tentang sifat-sifat ikan.

Ada ikan yang memiliki sifat territorial.

Jika ditaruh di akuarium, dia akan menguasai sudut-sudut akuarium tertentu, yang tidak bisa dimasuki oleh ikan lain.

Jika ikan lain masuk maka ia akan diserang.

Namun biasanya ikan lain akan sadar dengan ikan tersebut sehingga mereka tidak akan mendekatinya.

Ada pula yang senang bersembunyi dibalik dekorasi dan ada pula yang senang menampakkan diri mereka soelah-olah ingin berinteraksi dengan kita.

Ada juga yang jahil dengan mengejar ikan lainnya. Kelakuan mereka sungguh dapat membuat saya terhibur.

Baca Juga: Cara Mengurangi Kebiasaan Boros

Memilih jenis ikan yang akan ditaruh di akuarium juga harus diperhatikan. Kadang beberapa ikan memliki sifat predator yang terlalu kuat. Jika kita menggabung ikan yang bersifat predator atau agresif dengan ikan non agresif.

Maka ikan yang tidak agresif pastinya akan diserang oleh ikan ganas tersebut. Dan itu bisa membuat ikan itu stress bahkan hingga mati.

Sebaiknya jangan gabungkan ikan yang agresif dengan yang tdak agresif daam satu akuarium.

Jika kita senang dangan ikan yang agersif, pilihlah ikan dengan ukuran yang sama. Karena meskipun sama-sama agresif asalkan ukurannya sama mereka tidak akan saling serang.

Jadi dengan memelihara ikan di akuarium memerlukan tanggung jawab terhadap mereka walaupun sedikit merepotkan.

Namun setelah kita memenuhi tanggung jawab tersebut, kita akan mendapatkan ikan-ikan yang sehat dan akuarium bersih yang enak untuk dipandang dan memenghibur serta menghilangkan penat setelah berkegiatan di luar.

Share Artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published.