Kekraf Kukar Luncurkan Movement Segar Bertajuk: “Global Arise”, Berupa Album Kompilasi dari 10 Band Kukar

Kekraf Kukar Luncurkan Movement Segar Bertajuk Global Arise

Kekraf Kukar Luncurkan Movement Segar Bertajuk: “Global Arise”, Berupa Album Kompilasi dari 10 Band Kukar

Penulis Rizaldi Dolly | Editor Rizaldi Dolly

Menyikapi wabah pandemi Covid-19, yang salah satunya berdampak langsung pada dunia seni dan kreatif, wabil khusus di Kutai Kartanegara (Kukar).

Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf) Kutai Kartanegara (Kukar), berusaha membuat satu movement (gerakan), yang dimana selain untuk mendorong para pelaku seni (musisi) agar tetap produktif, juga menjaga ritme semangat berkarya bagi musisi-musisi Kukar.

Adapun movement tersebut, dinamai: Global Arise. Yang dimana output-nya, berupa album kompilasi yang melibatkan 10 band lokal produktif Kukar dari beberapa kecamatan, diantaranya:

1. @gnr_band (Sanga Sanga)

2. @late_story (Muara Kaman)

3. @shoutwithokikuofficial (Kota Bangun)

4. @kressek_hitam (Muara Jawa)

5. @adioscore (Sebulu)

6. @wafer_biscuitband (Kenohan)

7. @pelandokbesayapofficial (Tenggarong)

8. @platinamusic (Samboja)

9. @mozarellaband_ (Muara Badak)

10. @kapitalborneo (Tenggarong)

Salah satu pengisi line-up “Global Arise”, Kapital Borneo.

Album ini akan dirilis secara fisik maupun digital pada September 2020, yang diharapkan dapat didengarkan oleh masyarakat Kukar, Kaltim, Indonesia, bahkan dunia.

Melansir korankaltim.com, Ketua Kekraf Kukar, Wiyono, mengatakan, “Mengapa tidak kita buat saja sebuah album musik yang melibatkan anak-anak muda di Kukar. Karena musik sarana terbaik menyemangati semua orang, lewat album ini harapanya semua orang akan termotifasi kembali produktif.” Tutupnya.

Movement ini, bagi Thexandria adalah oase di tengah kelesuan dunia musik dan kreatif di Kaltim. Walaupun secara empiris, rekan-rekan musisi di Kota-kota Kaltim yang lain, juga tak surut semangat untuk melahirkan karya-karya ditengah pandemi sekalipun.

Baca Juga: Yurigarins Rilis Single Bertajuk ‘Rahasia’

Yang menarik, album kompilasi “Global Arise” ini, digagas oleh Kekraf Kukar. Sehingga, melahirkan kolaborasi antara seniman lokal, dan Pemda-nya. Satu jejak yang patut terus kita ingat bersama, bahwa dukungan dari semua pihak, ialah “kartu AS”, yang menjauhkan dari kekalahan. Wujud sinergitas ini, adalah potret bagaimana sejatinya memajukan daerah, haruslah bersama-sama. Rakat, yang dalam bahasa Kutai berarti, rekat atau bersatu.

Share Artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published.