Kampung Nelayan Manggar Balikpapan

Kampung Nelayan Manggar Balikpapan

Thexandria.com – Kampung Nelayan Manggar Balikpapan

Penulis Zain Sinjay

Hai para penikmat perjalanan, kali ini saya ingin membawakan kalian sebuah kisah singkat yang baru saja kulakukan. Perjalalan ke kampung nelayan manggar Balikpapan

Semua ini bermula karena bahan postingan instagram yang sudah habis. Dan bagi saya yang bercita-cita sebagai selebgram ini haram hukumnya untuk tidak posting foto sehari saja.

Segera saya menghubungi seorang kawan yang juga menyukai foto dan perjalanan.

“Cut cari bahan kah?”

“Ayo kuy dimana?” Katanya.

“Pantai lamaru” kujawab.

“Loh ayo kuy”

Tanpa menunggu lama kami segera brangkat menuju ke lokasi. Dalam perjalanan ke lokasi kami mengalami hal yang sama seperti dulu pernah terjadi. “Kehausan.”

Hal ini terjadi karena kecerobohan sahabat terbaik saya yang bucin ini membawa bekal air minum untuk kami. Lebih tepatnya seperempat botol air minum kemasan ukuran kecil. “Bayangkan!”

Untung saja ada “dewa penyelamat” yang kami temui di jalan sehingga dapat mengatasi keringnya tenggorokan kami.

Melanjutkan Perjalanan

Ketika melewati jembatan manggar. Kulihat tempat ini enak untuk bersantai sambil mencari moment. Kukatakan demikian karena ditempat ini banyak sekali kegiatan yang dilakukan oleh orang-orang.

Mulai dari aktivitas nelayan. Orang yang bejualan minunan dan makanan ringan dipinggir jalan juga ada.

Dengan sigap saya segera mengabadikan moment-moment tersebut.

Kampung Nelayan Manggar

Kampung nelayan manggar di kota Balikpapan. Kampung ini terpisah oleh sungai manggar dan dihubungkan oleh jembatan manggar.

Di kampung nelayan ini ada banyak sekali kegiatan yang dilakukan para warga khususnya nelayan. Mulai dari bongkar muatan ikan dari kapal setelah melaut. Pelelangan ikan, Hingga proses menjemur ikan asin.

Pun para pedagang makanan dan minunan ringan juga banyak menjajakan dagangannya di atas jembatan manggar.

Banyak ekspresi-ekspresi yang tertangkap mataku hingga berakhir dengan terpuaskannya diri ink setalah melihat ekspresi ceria pada senyum mereka.

Baca Juga: Berkenalan Dengan Segitiga Exposure

Kolam Susu

Bukan lautan tapi kolam susu

Kail dan jala cukup menghidupimu

Indonesia adalah negara kepulauan. Dan banyak dari warga pesisirnya berprofesi sebagai nelayan. Mari ingat penggalan lirik lagu diatas yang berjudul Kolam Susu.

Lirik lagu yang dinyanyikan oleh Koes Plus itu telah menggambarkan tentang betapa kayanya negeri ini.

Mari bersama kita jaga kelestarian alam laut Indonesia agar kita dapat terus menikmati pasokan ikan segar untuk kita santap sehari-hari.

Malamnya saya kembali kerumah untuk istirahat dan mempersiapkan foto untuk diposting besok.

Inilah ceritaku. Terimakasih sudah mau mambacanya sampai akhir.

Sumber Foto: Zain Sinjay

Share Artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published.