Dunia Ini Bukan Hanya MILIK Hetero Saja

Dunia ini Bukan Hanya milik Hetero Saja

Dunia Ini Bukan Hanya MILIK Hetero Saja

Penulis Suci Jayanti Tadjri | Editor Rizaldi Dolly

“Nak, kita ini hidup bertetangga, berdampingan—yang mana berbeda-beda suku, agama, dan ras. Tetap ramah tetap berbuat baik, ya,” kata mama. Saat itu saya masih berumur 5 tahun kalau tidak salah—dimana menjadi awal dari terketuk dan terbukanya hati saya terhadap perbedaan apapun. Walaupun pada saat itu mama tidak menyebutkan atau mungkin tidak tahu bahwa banyak sekali orientasi-orientasi seksual selain heteroseksual dikarenakan minimnya informasi yang beliau dapatkan, namun saya beruntung dengan menanamkan landasan “kata-kata mama” di hati saya, informasi internet dan buku yang saya gali, serta pengalaman dari teman-teman sekitar dan diri sendiri—bisa membantu perkembangan pola pikir saya sehingga “Oh, ternyata orientasi seksual selain heteroseksual itu ada, lho!”

Orientasi seksual adalah ketertarikan emosional, seksual, dan romantisme yang dirasakan individu terhadap individu lain. Terkadang hal ini bisa dirasakan sejak kecil, meskipun beberapa orang perlu menggali layer untuk mengetahui secara jelas orientasi seksual apa yang dimilikinya. Berikut adalah 6 dari banyaknya orientasi seksual yang saya lansir dari berbagai sumber:

1. Heteroseksual

Suatu istilah yang menggambarkan ketertarikan seksual, emosional, romantisme terhadap lawan jenis, seperti pria pada wanita begitu juga sebaliknya. Kategori orientasi seksual ini umumnya disebut sebagai Straight.

2. LGBTQ+

Singkatan yang menggambarkan individu-individu yang tidak mengenditifikasi dirinya sebagai hetero. Akronim ini terdiri dari Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, dan Queer atau Questioning. Simbol “+” dalam LGBTQ+ mengacu pada fakta bahwa ada banyak orientasi seksual dan identitas gender yang merupakan bagian dari komunitas LGBTQ+ yang lebih luas tetapi tidak dimasukkan sebagai bagian dari akronim.

Lesbian

Seorang wanita yang memiliki ketertarikan seksual, emosional dan romantis kepada orang-orang dengan jenis kelamin yang sama.

Gay

Seorang laki-laki yang memiliki ketertarikan seksual, emosional dan romantis kepada orang-orang berjenis kelamin sama.

Biseksual

Orientasi seksual yang menggambarkan ketertarikan seksual, emosional, dan romantis kepada orang-orang dengan lebih dari satu jenis kelamin.

Transgender

Dasarnya, transgender adalah individu yang merasa bahwa identitas gendernya berbeda atau tidak sesuai dengan jenis kelamin biologisnya sejak ia lahir. Ini merujuk pada sense seseorang mengenai gendernya sendiri dengan berupa identifikasi diri sebagai laki-laki, perempuan, atau tidak keduanya.

Queer

Sebuah ‘payung’ yang mencakup semua orang yang memiliki orientasi seksual ‘berbeda’, tidak hanya Gay, Lesbian, Bi, dan Transgender. Orientasi ini mengakui pula bahwa seksualitas adalah spektrum—mereka yang tidak mau diidentifikasi sebagai gender yang bisa dipasangkan misalnya laki-laki dan perempuan, homoseksual dan heteroseksual atau yang tidak mau diberi label berdasarkan orientasi seksual mereka.

Questioning

Sebuah proses eksplorasi seksualitas atau gender. Questioning juga dapat digunakan sebagai kata sifat untuk menggambarkan seseorang yang mengeksplorasi seksualitas mereka.

4. Panseksual

Orientasi seksual dimana seseorang memiliki ketertarikan terhadap siapapun tanpa memandang jenis kelamin atau seksualitas orang tersebut, termasuk orang-orang yang tidak mengidentifikasi gender (agender). Dikutip dari Cavendish’s Sex and Society, walaupun makna literal istilah ini dapat diartikan sebagai “tertarik pada segalanya,” orang yang mengindentifikasi sebagai panseksual biasanya tidak memasukkan paraphilias, seperti bestiality, pedophilia, dan necrophilia dalam definisi mereka melainkan menekankan pada istilah panseksualitas yang menggambarkan perilaku seksual orang dewasa konsensual.

5. Sapioseksual

Kata yang berasal dari “sapiens”, yang berarti bijaksana. Seseorang yang memiliki ketertarikan terhadap orang lain berdasarkan tingkat kecerdasan dan isi pikirannya. Dikutip dari Psychology Today, orang-orang yang mengaku sebagai sapioseksual percaya bahwa otak manusia merupakan organ seks terbesar. Mereka lebih bergairah dan antusias pada lawan bicara yang punya rasa ingin tahu, berpikir tajam, serta terbuka akan hal-hal baru.

6. Demiseksual

Orientasi seksual dimana seseorang hanya akan memiliki ketertarikan seksual setelah menciptakan ikatan emosi dengan orang lain—mengutamakan hubungan yang intens lewat interaksi dan percakapan, bukan dari observasi secara visual saja. Kebanyakan demiseksual diawali dengan persahabatan sehingga bisa muncul interaksi yang intens.

7. Fluid

Istilah yang merujuk pada kenyataan bahwa seksualitas, ketertarikan seksual, dan perilaku seksual dapat berubah seiring waktu dan bergantung pada situasi. Ini digunakan untuk menggambarkan mereka yang mengalami perubahan dalam ketertarikan dan perilaku seksual dalam situasi yang berbeda atau sepanjang perjalanan hidup mereka. Mungkin mendengar seseorang menyebut dirinya sebagai Fluid? Itulah mereka.

Kak, kak, kenapa kok judulnya Dunia Ini Bukan Hanya MILIK Hetero Saja, kak?” tanpa merendahkan satu komunitas atau orientasi seksual tertentu—mungkin di atas dapat menjelaskan betapa beragamnya ‘warna’ yang dimiliki setiap manusia; dari jenis orientasi seksual, warna kulit, sudut pandang, agama, dan suku. Mengingat bahwa dunia ini adalah milik bersama sehingga untuk memeluk dunia yang sebesar ini butuh uluran tangan yang banyak. Benar begitu, tidak?

Sumber Gambar : jayekang.com

Share Artikel:

One thought on “Dunia Ini Bukan Hanya MILIK Hetero Saja

Leave a Reply

Your email address will not be published.