Dua Berkaitan, Satu Tak Ada Hubungan

Dua Berkaitan, Satu Tak Ada Hubungan

Dua Berkaitan, Satu Tak Ada Hubungan

Oleh Rizaldi Dolly

0

15 menit yang lalu, dunia adalah sangkar

Saat dimana kepala, seperti jeruji besi kecil yang tidak terlihat

Aku mengira, laut ada, hanya karna pulau-pulau saling membenci

Tiap tahun, segerombolan burung bermigrasi, pekik suara gemuruhnya adalah kebebasan

Aku mau terbang, tapi, sayapku dipatahkan Azazil

Aku melirik Jibril, dia malah berpaling muka ke Rakib dan Atid 15 menit kemudian, dunia adalah muara, hulunya dihatiku yang getir

00

Bertelanjang di depan cermin, tebak siapa yang getir?

Adalah aku sebabku lalu jadi kamu

Siapa berbicara apa?

Orang gila tidak pernah mengaku gila

Orang pintar tidak pernah berucap liar

Sembuhkan dulu aku!

Baru kuusap peluh dan kukecup keningmu

Pakaikan dulu bajuku!

Baru keborondong dinding kamar ini dengan sejuta peluru

Oh, jelas! Aku punya! AK47 Kupecah cermin jadi bulan, kubelah bulan jadi lamunan, kuhenti lamunan timbulah keresahan, kukutuk keresahan ia tak juga hilang, kuterima keresahan datanglah kedamaian.

0 Hilang Dia Terbilang

Pendaran wajahmu menidurkanku di pangkuanmu, sayang

Sebutanku untukmu apabila malam runtuh pagi menjelang

Sebutan yang kusemat secara de facto

Kamu adalah omega yang tak ber-alfa

Jangan malu, sayang, pipimu memerah sebab kamu memikirkannya, bukan?

Tentang cinta yang setengah mati dikutuk jutaan manusia

Padahal, mereka ternikmat juga

Andai besok matahari tak lagi terbit?

Maukah kau menamaiku kekasih?

Lalu, didalam mimpi yang lain

Kau merapikan dasiku sebelum aku pergi untuk kembali?

Bla-bla-bla-bla

Kau mengguruiku tentang ketulusan

Sedang yang kumengerti adalah penyerahan

Andai besok matahari tak lagi terbit? Maukah kau menamaiku kekasih?

Baca Juga: Kuberi Kau Kasih, Meski Namaku Bukan Kekasih

Sumber Foto: Zain Sinjay

Share Artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published.