Betapa Idealnya Menjadikan Jerinx dan Ferdian Paleka Sebagai Mas-Mas Crush

Betapa Idealnya Menjadikan Jerinx dan Ferdian.

Betapa Idealnya Menjadikan Jerinx dan Ferdian Paleka Sebagai Mas-Mas Crush

Penulis Dyas BP | Editor Rizaldi Dolly

“Kapan sih pandemi ini selesai?

Thexandria.com – Pertanyaan yang terus muncul di benak hampir sebagian besar dari kita. Respon itu lahir dari ketidakpastian kapan akan berakhirnya bencana ini. Selain kesedihan yang muncul akibat banyaknya pahlawan medis yang gugur, kita juga dihadapkan pada kenyataan bahwa banyak orang baik yang juga “berpulang” sejauh 2020 bergulir. Tentu masih membekas kepergian bung Glenn Fredly bulan lalu yang masih menyisakan perih. Selain karya-karya beliau yang banyak memanjakan telinga, pribadi yang baik dan ramah menjadikan jejak pria berdarah Maluku ini semakin harum terkenang.

Belum kering air mata bergulir, kembali seorang idola masyarakat kembali dipanggil oleh-Nya, yaitu pakdhe Didi Kempot. Karyanya yang representatif sebagai perpaduan musik tradisional dan musik modern mampu meleburkan berbagai elemen masyarakat menjadi satu; tua-muda, desa-kota, hingga bahagia-ambyar semua menikmati saat konser The Godfather of Heart Broken berlangsung.

Pada 2019 kemarin, banyak peristiwa global yang pada dasarnya “was created by humans”. Kita pasti merasakan betapa panasnya politik tahun lalu yang menggesek tali persatuan bangsa hingga maraknya demonstrasi besar di beberapa negara. Dan, sepertinya pada 2020 ini Tuhan benar-benar “turun tangan”—manusia diminta rehat dan dirumahkan sampai banyaknya orang baik dipanggil ke sisi-Nya.

Di balik bencana dan derasnya berita kehilangan, hadirnya beberapa peristiwa kontroversial oleh beberapa pihak membuat situasi semakin ironi. Pertama hadir dari koordinasi antar lini pemerintahan yang tidak satu komando dan kemudian membingungkan masyarakat. Ambigunya statemen mudik atau pulang kampung hingga proses penyaluran bantuan langsung tunai yang tak tepat sasaran membuat banyak pihak mempertanyakan kredibilitas pemerintah akhir-akhir ini.

Tak hanya dari pemerintah, huru-hara juga dibuat oleh beberapa public figure yang banyak menuai kontra. Dimulai oleh Jerinx alias JRX, drummer band ternama asal Bali, Superman is Dead. Teori konspirasi yang dikemukakannya bagai pisau bermata dua. Di satu sisi mampu memberikan wawasan baru bagi masyarakat, namun di sisi lain malah menerobos protokoler kesehatan Covid-19 yang justru berpotensi membahayakan publik.

Selain Jerinx, seorang YouTuber bernama Ferdian Paleka juga menuai kecaman dengan membuat konten prank. Kita tentu tahu prank oleh Ferdian yang begitu tolol; memberikan bantuan kepada beberapa waria dalam sebuah kardus namun isinya adalah sampah. Pemberian kardus berisi sampah itu seketika menjatuhkan derajat Ferdian lebih rendah dari sampah yang ia berikan.

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa.” salah satu frasa yang membisikan jiwa kita agar tetap berprasangka baik dalam menyikapi sebuah hal. Dan juga, pada paragraf berikutnya para pembaca akan diajak untuk sedikit besantai dari keseriusan narasi sebelumnya.

Oke, melihat Jerinx dan Ferdian ini (mungkin) amarah kita sebagai masyarakat bergejolak. Apabila ingin melihat hikmah di balik semua persitiwa di atas, mari terlebih dahulu kita abaikan tingkah kontroversial yang mereka perbuat.

Tetapi, bukankah lelaki yang banyak “polah” akan memberikan banyak pengalaman bagi dirinya? Subyektif sih. Tapi dari beberapa pengalaman dari teman lelaki yang kalem-kalem saja dan bahkan “anak mami” akan kesulitan dalam berdinamika di lingkungan yang begitu keras.

Kedua sosok lelaki di atas pun bisa dikategorikan seperti itu. Bahkan, bisa dikatakan sesungguhnya sosok mereka adalah idaman bagi beberapa wanita. Iya, beberapa saja, namun tetap lumayan banyak juga, lho.

crush
Gambar hanya ilustrasi

Dimana sosok “lelaki nakal” dalam diri Jerinx dan Ferdian nyata terlihat. Sebuah opini populer bahwa “bad boy” memiliki daya tarik tersendiri di mata wanita ada benarnya. Bukan tidak mungkin, Jerinx dan Ferdian akan cocok jadi “mas-mas crush” (re: gebetan atau pasangan) seperti yang sering diistilahkan gadis-gadis Twitter.

Sebagai seorang lelaki, Jerinx memiliki fisik yang sangat garang dengan tato di sekujur tubuhnya. Dengan tampilannya tersebut maka tak salah jika kita berasumsi bahwa Jerinx adalah sosok yang pemberani dan mampu melindungi wanita-nya dari beberapa ancaman.

Bahkan dalam situasi tenang pun, kamu, iya, kamu akan dibuat melayang dari persona Jerinx yang merupakan seorang musisi. Melirik indahnya bulu matamu mungkin seorang Jerinx akan mengkonversinya menjadi kumpulan lirik bernada yang menggambarkan betapa bulu matamu adalah salah satu keajaiban dunia.

Baca Juga: Fenomena Berhijrah dan Pengalaman Diceramahi Agama dari Teman yang Setiap Hari Masih Kencan

Soal perjuangan jangan ragukan seorang Jerinx, bila mengikuti rekam jejaknya yang begitu kekeuh dalam menolak reklamasi Teluk Banoa tentu kita tak akan ragu. Dan juga, konsistensinya dalam membawa opini soal teori konspirasi ke publik juga patut diacungi jempol. Segala usaha dilakukan, termasuk melakukan debat terbuka dengan Dr. Tirta hingga diundang sebagai narabicara dalam diskusi sebuah televisi swasta.

Nggak sia-siakan perjuangannya, apalagi merjuangin kamu?

Ferdian pala bapak kau Paleka sendiri merupakan sosok yang tidak bisa ditebak. Dilihat dari polah yang dilakukannya, Ferdian suka sekali memberi surprise. Walaupun, surprise-nya kepada para waria merupakan sebuah ketololan yang HD (high definition), mari menganggap dia khilaf saja saat itu. Terlepas dari kejadian itu, apabila kamu memiliki crush seperti Ferdian maka kamu harus melatih jantungmu agar terbiasa dengan beberapa kejutan yang diberikannya.

Bayangkan saja, di hari ulang tahunmu, secara tiba-tiba sosok Ferdian ada di depan pintu rumahmu. Dengan membawa kue ulang tahun dan bingkisan kado, yang ternyata isinya adalah sertifikat rumah atau kunci mobil. Atau saat berkunjung ke rumahnya, kamu disuguhkan kaleng biskuit, tapi ternyata isinya adalah rengginang.

Kejutan yang romantis bukan?

Secara tidak langsung kedua sosok kontroversial ini mempunyai sisi lain yang ideal untuk menjadi “mas-mas crush” bagi gadis-gadis yang mencari ke-uwu-an dalam dunia percintaan.

Gimana, girls?

Share Artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published.