8 Trend Bisnis dan Teknologi Teratas di 2021

Trend Bisnis dan Teknologi Tahun 2021

8 Trend Bisnis dan Teknologi Teratas di 2021

Penulis Rizaldi Dolly | Editor Rizaldi Dolly

Augmented reality dan virtual reality telah berkembang secara signifikan

Thexandria.com – Bayangkan pengalaman manusia di dunia pasca-Covid. Kita harus mengantisipasi bahwa perubahan dalam preferensi konsumen dan model bisnis akan bertahan lebih lama dari krisis. Setelah konsumen menyesuaikan diri dengan model digital atau remote baru, kita berharap beberapa dari mereka mengubah ekspektasi orang secara permanen—mempercepat perubahan yang sudah berlangsung sebelum krisis.

Nomadisme digital, filantropi, dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG) akan menjadi kata kunci populer di tahun 2021, dan kami juga melihat perubahan cepat dalam inovasi teknologi dan bisnis teratas—semua berdasarkan pengalaman orang-orang selama pandemi. Melansir dari inc.com, berikut adalah 8 trend teknologi dan bisnis yang akan kita lihat di tahun 2021:

Trend 1: Revolusi pengembangan obat dengan pengujian Covid-19 tingkat lanjut dan pengembangan vaksin

Covid menyebabkan perombakan besar dalam industri obat-obatan, sehingga percobaan obat menjadi lebih cepat dan mudah. Para peneliti telah menunda banyak uji klinis tradisional, atau mereka telah beralih ke struktur virtual dengan melakukan konsultasi online dan mengumpulkan data dari jarak jauh. Uji klinis jarak jauh dan perubahan lain dapat secara permanen mengubah perkembangan farmasi.

Kita telah melihat perkembangan kit uji Covid-19 yang cepat di seluruh dunia, serta pengembangan vaksin yang sangat cepat oleh perusahaan farmasi yang berbasis di AS dan Inggris: Pfizer, Moderna, dan AstraZeneca.

Baik Pfizer dan Moderna telah mengembangkan vaksin mRNA, yang pertama dalam sejarah manusia dan inovasi teknologi yang sangat besar. Kita akan melihat lebih banyak inovasi sepanjang tahun 2021 di kedua alat uji Covid-19 dan kandidat vaksin baru.

Trend 2: Melanjutkan perluasan kerja jarak jauh dan konferensi video

Area ini telah mengalami pertumbuhan pesat selama pandemi, dan kemungkinan akan terus berkembang pada tahun 2021.

Zoom, yang tumbuh dari startup pada 2011 menjadi go public pada 2019, menjadi sebuah keharusan selama pandemi. Platfrom perusahaan besar lain yang sudah ada seperti Cisco Webex, Microsoft’s Teams, Google Hangouts, GoToMeeting, dan BlueJeans Verizon juga menyediakan sistem konferensi video mutakhir, memfasilitasi pekerjaan jarak jauh di seluruh dunia.

Banyak usaha baru muncul di sektor kerja jarak jauh. Startup Bluescape, Eloops, Figma, Slab, dan Tandem semuanya menyediakan platform kolaborasi visual yang memungkinkan tim untuk membuat dan berbagi konten, berinteraksi, melacak proyek, melatih karyawan, menjalankan aktivitas pembentukan tim virtual, dan banyak lagi.

Alat-alat ini juga membantu tim terdistribusi melacak pembelajaran dan dokumentasi bersama. Pengguna dapat membuat kantor virtual yang mereplikasi kerja sama secara langsung dengan memungkinkan kolega berkomunikasi dan berkolaborasi dengan mudah.

Trend 3: Pengiriman dan pengiriman nirsentuh tetap seperti kebiasaan baru

A.S. telah melihat peningkatan 20 persen dalam preferensi untuk operasi tanpa kontak, dengan berbagai industri menerapkan proses alternatif.

Pengiriman tanpa kontak adalah adaptasi baru. DoorDash, Postmates, dan Instacart semuanya menawarkan opsi pengiriman drop-off, yang dilaporkan berasal dari keinginan pelanggan untuk meminimalkan kontak fisik. Grubhub dan Uber Eats juga mengembangkan opsi pengiriman nirsentuh mereka dan akan terus melakukannya pada tahun 2021.

Aplikasi pengiriman yang berbasis di China seperti Meituan, yang merupakan perusahaan pertama di China yang menerapkan pengiriman tanpa kontak di Wuhan, mulai menggunakan kendaraan otonom untuk membantu memenuhi pesanan bahan makanan kepada pelanggan. Saat Meituan menguji teknologi ini tahun lalu, perusahaan baru-baru ini meluncurkan layanan ini ke publik.

China bukan satu-satunya negara yang ingin mendorong pengiriman robotik ke fase berikutnya. Startup yang berbasis di AS, Manna, Starship Technologies, dan Nuro sedang menangani masalah ini menggunakan aplikasi berbasis robotika dan kecerdasan buatan.

Trend 4: Telehealth dan telemedicine berkembang

Institusi, terutama di layanan kesehatan, sedang berupaya untuk menurunkan paparan Covid-19 kepada pasien dan pekerja. Banyak praktik swasta dan publik sudah mulai menerapkan lebih banyak penawaran telehealth seperti obrolan video dokter-pasien, A.I. diagnostik berbasis avatar, dan pemberian obat berbasis tanpa kontak.

Kunjungan telehealth telah melonjak hingga 50 persen dibandingkan dengan tingkat sebelum pandemi. Teknologi IHS memperkirakan bahwa 70 juta orang Amerika akan menggunakan telehealth pada tahun 2020. Sejak itu, Forrester Research memperkirakan jumlah kunjungan perawatan virtual AS akan mencapai hampir satu miliar di awal tahun 2021.

Teladoc Health, Amwell, Livongo Health, One Medical, dan Humana adalah beberapa perusahaan publik yang menawarkan layanan telehealth untuk memenuhi kebutuhan saat ini.

Startup juga tidak ketinggalan jauh. Startup seperti MDLive, MeMD, iCliniq, K Health, 98point6, Sense.ly, dan Eden Health juga telah berkontribusi untuk memenuhi kebutuhan yang berkembang di tahun 2020, dan akan terus menawarkan solusi kreatif di tahun 2021. Selain telehealth, di tahun 2021 kita bisa berharap untuk melihatnya, kemajuan perawatan kesehatan dalam bioteknologi dan AI, serta peluang pembelajaran mesin (contoh: Suki AI) untuk mendukung diagnosis, pekerjaan admin, dan perawatan kesehatan robotik.

Trend 5: Pendidikan online dan e-learning sebagai bagian dari sistem pendidikan

Belajar Online
Belajar Online

Covid-19 mempercepat industri pembelajaran elektronik dan pendidikan online. Selama pandemi ini, 190 negara telah memberlakukan penutupan sekolah secara nasional di beberapa titik, yang mempengaruhi hampir 1,6 miliar orang di seluruh dunia.

Ada peluang besar dengan sekolah, perguruan tinggi, dan bahkan pusat pelatihan yang menyelenggarakan kelas melalui konferensi video. Banyak institusi sebenarnya telah direkomendasikan untuk mengejar sebagian dari kurikulum mereka secara online bahkan setelah semuanya kembali normal.

17zuoye, Yuanfudao, iTutorGroup, dan Hujiang di China, Udacity, Coursera, Age of Learning, dan Outschool di AS, dan Byju’s di India adalah beberapa platform pembelajaran online teratas yang telah melayani komunitas global selama pandemi dan akan terus berlanjut melakukannya pada tahun 2021 dan seterusnya.

Trend 6: Peningkatan pengembangan infrastruktur 5G, aplikasi baru, dan utilitas

Tidak ada keraguan bahwa permintaan akan internet berkecepatan tinggi dan peralihan ke rumah yang terhubung dengan baik, kota pintar, dan mobilitas otonom telah mendorong kemajuan teknologi internet 5G-6G. Pada tahun 2021, kita akan melihat infrastruktur dan utilitas baru atau pembaruan pengembangan aplikasi baik dari perusahaan besar maupun startup.

Banyak perusahaan telekomunikasi berada di jalur yang tepat untuk menghadirkan 5G, dengan Australia telah meluncurkannya sebelum Covid-19. Verizon mengumumkan perluasan besar-besaran jaringan 5G-nya pada Oktober 2020, yang akan menjangkau lebih dari 200 juta orang. Di China, penyebaran 5G telah terjadi dengan cepat. Tetapi Ericsson memimpin muatan secara global. Ada lebih dari 380 operator yang saat ini berinvestasi dalam 5G. Lebih dari 35 negara telah meluncurkan layanan 5G komersial.

Startup seperti Movandi bekerja untuk membantu mentransfer data 5G pada jarak yang lebih jauh; perusahaan rintisan termasuk Novalume membantu pemerintah kota mengelola jaringan penerangan publik dan data kota pintar mereka melalui sensor. Nido Robotics menggunakan drone untuk menjelajahi dasar laut.

Melalui jaringan 5G, drone ini membantu menavigasi dengan lebih baik dan menggunakan IoT untuk membantu berkomunikasi dengan perangkat di dalamnya. Startup seperti Seadronix dari Korea Selatan menggunakan 5G untuk membantu memberi daya pada kapal otonom. Jaringan 5G memungkinkan perangkat untuk bekerja bersama dalam waktu nyata dan membantu memungkinkan kapal melakukan perjalanan tanpa awak.

Pengembangan teknologi 5G dan 6G akan mendorong proyek kota pintar secara global dan akan mendukung sektor mobilitas otonom pada tahun 2021.

Trend 7: A.I., robotika, internet of things, dan otomasi industri berkembang pesat

Pada tahun 2021, kita berharap melihat permintaan yang sangat besar dan pertumbuhan yang cepat dari kecerdasan buatan (AI) dan teknologi otomasi industri. Saat manufaktur dan rantai pasokan kembali beroperasi penuh, kekurangan tenaga kerja akan menjadi masalah serius. Otomasi, dengan bantuan A.I., robotika, dan internet of things, akan menjadi solusi alternatif utama untuk mengoperasikan manufaktur.

Beberapa perusahaan penyedia teknologi teratas yang memungkinkan otomatisasi industri dengan A.I. dan integrasi robotika meliputi:

UBTech Robotics (China), CloudMinds (U.S.), Bright Machines (U.S.), Roobo (China), Vicarious (U.S.), Preferred Networks (Japan), Fetch Robotics (U.S.), Covariant (U.S.), Locus Robotics (U.S.), Built Robotics (U.S.), Kindred Systems (Canada), and XYZ Robotics (China). 

Trend 8: Penggunaan teknologi realitas virtual (VR) dan augmented reality (AR) meningkat

Augmented reality dan virtual reality telah berkembang secara signifikan pada tahun 2020. Teknologi imersif ini sekarang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, dari hiburan hingga bisnis. Kedatangan Covid-19 telah mendorong adopsi teknologi ini saat bisnis beralih ke model kerja jarak jauh, dengan komunikasi dan kolaborasi meluas ke AR dan VR.

Baca Juga Kisah Cinta dalam Diam Indonesia-Israel dan Wacana Hubungan Diplomatik

Teknologi imersif dari inovasi AR dan VR memungkinkan sumber transformasi yang luar biasa di semua sektor. Avatar AR, navigasi dalam ruangan AR, bantuan jarak jauh, integrasi A.I. dengan AR dan VR, mobilitas AR, awan AR, acara olahraga virtual, pelacakan mata, dan pengenalan ekspresi wajah akan menjadi daya tarik besar pada tahun 2021. Adopsi AR dan VR akan dipercepat dengan pertumbuhan jaringan 5G dan perluasan bandwidth internet.

Perusahaan seperti Microsoft, Consagous, Quytech, RealWorld One, Chetu, Gramercy Tech, Scanta, IndiaNIC, Groove Jones, dll. Akan memainkan peran penting dalam membentuk dunia kita dalam waktu dekat, tidak hanya karena berbagai aplikasi AR dan VR tetapi juga sebagai pembawa bendera dari semua teknologi virtual.

Share Artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published.